ImUtNa89

Ia mengaku telah lama mengarungi lautan

asmara

Demi menemukan sebuah pelabuhan bernama Cinta Sejati.

Di hadapanku, ia curahkan seribu kisah kasih sedih gembira,

Ia bentangkan layar lebar petualangan penting itu–

Pertunjukan menakjubkan berisi potret tiap persinggahannya,

Mengesankan … sekaligus … membosankan.

 

Kemudian dengan santun aku bertanya:

“Wahai Tuan Pengembara, telah ditemukankah yang dicari ?

Sudah terpuaskankah hasrat manusiawi di lubuk hati ?

Sudah pahamkah Tuan akan hakekat Cinta Sejati ?”

 

Sang Pengembara menutup pertunjukkan dunia khayali itu.

Ia memberiku sebuah potretnya, menatapku tajam,

Dan dengan seulas senyuman, di telingaku ia berbisik lirih:

 

“Wahai yang juga dalam pencarian…

Cinta Sejati itu adalah cinta yang berbuat,

Cinta Sejati itu hanya sedikit berkata,

Cinta Sejati itu tiada pernah kehabisan untuk memberi,

Cinta Sejati itu tiada pernah meminta kembali,

Cinta Sejati itu muncul beserta pengorbanan diri,

Cinta Sejati itu hadir berbalutkan ketulusan hati,

Cinta Sejati itu berwarnakan pengabdian tiada henti,

Cinta Sejati itu bernafaskan ketakwaan kepada Al-Qawi,

Cinta Sejati itu bertamengkan kepercayaan melawan yang keji,

Cinta Sejati itu berbentengkan kesetiaan kokoh abadi,

Cinta Sejati itu bermesinkan kesabaran diri,

Cinta Sejati itu bersifat melindungi bukan mengekangi,

Cinta Sejati itu tahan disakiti tapi tiada ingin menyakiti,

Cinta Sejati itu melepaskan untuk memiliki,

Cinta Sejati itu berbuahkan pengertian bukan pemaksaan,

Cinta Sejati itu berakhir dalam kecanduan bukan kebosanan,

Cinta Sejati itu membuktikan bukan menjanjikan,

Cinta Sejati itu mengalirkan perhatian tiada tertahankan,

Cinta Sejati itu menerima kekecewaan tapi tiada mau mengecewakan,

Cinta Sejati itu memberi kesempatan hidup dan berkembang,

Cinta Sejati itu menilai dengan kebesaran jiwa bukan kepicikan,

Cinta Sejati itu memutuskan dengan kebijaksanaan bukan keegoisan,

Dan Cinta Sejati itu, barangkali, sempurna terwujudkan dalam istana pernikahan.

 ………………………………………………………………………………………

cermin hati si imoet

One Comment

  1. 1
    admine Says:

    sabar..sabar..wong sabar iku dadi subur


RSS Feed for this entry

Leave a Comment