Mother Goddess (Dewi Ibu) merupakan identifikasi umum untuk penggambaran Tuhan dalam figur perempuan. Umumnya, Mother Goddess juga sering disebut dengan Mother Earth, yang sering dikaitkan sebagai dewi kesuburan. Konsep penggambaran Tuhan yang dikaitkan dengan kesuburan ini merupakan konsep yang telah dikenal manusia sejak masa Paleolitik, bahkan ditemukan di beberapa belahan dunia.
Temuan arkeologi yang paling terkenal yang menggambarkan Mother Goddess adalah “Venus of Willendorf”. Arca ini ditemukan di Willendorf, Austria, dan berasal dari masa Paleolitik, sekitar tahun 30.000 – 20.000 SM. Bentuknya menyerupai seorang perempuan, yang terlihat dari payudara dan perut yang menonjol seperti sedang hamil. Bentuknya menyerupai seorang perempuan dengan payudara dan perut yang menonjol seperti sedang hamil. Karena bentuknya itulah figur ini sering diidentifikasi sebagai dewi kesuburan. Karena seperti yang kita ketahui perempuan juga merupakan seorang ibu, sebagai makhluk yang melahirkan.
Selain “Venus of Willendorf”, terdapat pula temuan-temuan figur perempuan dari masa prasejarah yang juga diidentifikasi sebagai Mother Goddess. Antara lain figur-figur yang ditemukan di Lespugue dan Lausell, Prancis; dan tepian sungai Nil, Mesir. Bentuknya hampir sama dengan yang ditemukan di Willendorf, sehingga juga dikaitkan dengan kesuburan. Namun tidak semua temuan dengan bentuk tersebut memiliki arti dan makna yang sama. Bisa jadi figur-figur tadi tidak memiliki makna ketuhanan dan diidentifikasi sebagai dewi kesuburan, melainkan hanya sebagai hiasan atau mainan.
Pada masa selanjutnya, konsep-konsep ketuhanan dalam bentuk perempuan tetap banyak yang dikaitkan dengan kelahiran dan kesuburan. Konsep yang kemungkinan telah dikenal sejak masa prasejarah ini, semakin bervariasi dikenal di banyak belahan dunia.
Kebudayaan Yunani mengenal Gaea, sebagai Ibu Bumi yang kelak melahirkan dewa-dewi dan kehidupan di bumi; Kebudayaan Babylonia dan Asyria mengenal Ishtar sebagai dewi kesuburan; Amaterasu dipercaya sebagai dewi matahari yang melahirkan keluarga kaisar yang berkuasa di Jepang. Selain itu, masih banyak lagi penggambaran figur perempuan yang dikaitkan dengan dewi yang berkaitan dengan kesuburan dan kelahiran. Hal itu memperlihatkan bahwa konsep Tuhan sebagai pencipta sering pula dikaitkan dengan perempuan yang merupakan rahim dari awal kehidupan manusia.
